-->
Rahasia Menulis Artikel yang Unik dan Berkualitas Secara Otodidak

Rahasia Menulis Artikel yang Unik dan Berkualitas Secara Otodidak

Rahasia menulis artikel yang unik dan berkualitas secara otodidak

 
Rahasia menulis artikel yang unik dan berkualitas secara otodidak

Salah satu alasan kenapa kita harus menulis artikel yang berkualitas adalah agar pembaca bisa menarik manfaat dari tulisan kita.Artikel yang bisa memberikan sebuah solusi bagi para pembaca dan tidak menyesatkan mereka.Itulah kenapa kita tak boleh sembarangan menulis,apalagi untuk mengisi konten blog atau website.

Bagi saya pribadi,artikel sama dengan aset yang berharga,terutama bagi blog ini.Sejauh mungkin saya menghindari copy paste.Walaupun harus diakui,sangat susah untuk menghasilkan sebuah artikel yang benar-benar orisinil dan benar-benar baru,kecuali saya memang ahli pada bidang tertentu.

Banyak anjuran dari para ahli SEO dan pakar-pakar konten yang selalu menganjurkan untuk menulis artikel bermutu tinggi dan benar berbeda dari yang lain.Yang bisa saya tangkap dari anjuran mereka adalah menulis menurut apa yang bisa saya tulis sesuai minat.

Terlalu banyak ide-ide yang bertebaran di internet tentang topik yang membahas tentang cara menulis artikel yang unik dan konon katanya agar kualitas konten artikel berkualitas sehingga membuat artikel mengundang minat bagi para pembaca,membuat saya kesulitan untuk memilah dan memilih mana yang terbaik.Apalagi artikel-artikel tersebut hanya menyajikan sebatas untuk “konsep dalam kepala”,bukan langkah praktis yang bisa saya ikuti langkah demi langkah secara real.

Butuh waktu dan proses yang tidak sebentar untuk mengolah tips-tips tentang menulis yang hebat dari para pakar-pakar SEO dan para blogger yang berpengalaman.Hal paling mudah tapi pahit bagi saya  adalah bersabar dan terus belajar untuk terus mengembangkan kemampuan menulis yang baik agar saya bisa mempraktekan anjuran mereka.Cara ini efektif hanya dengan melalui praktek.

Tanpa praktek,mustahil tips-tips hebat akan menghasilkan peningkatan kinerja...

Sekarang...saya akan menunjukan bagaimana seorang otodidak melakukan langkah-langkah menulis artikel yang berkualitas (menurut asumsi saya,mungkin saya sedang tidak sadar ketika menulis ini).

Sediakan pulpen dan kertas

Saya ini pelupa,maksud saya,kadang-kadang ketika menemukan sebuah ide yang menurut saya menarik.Saya hanya mengandalkan ingatan.Ajaibnya,ingatan saya terlalu pendek.Tak pelak ketika saya hendak menulis tentang ide yang saya dapatkan tadi membuat saya kelimpungan untuk mengembangkannya ke dalam dokumen teks Libreoffice saya (warning:saya memang memakai aplikasi open source untuk linux).

Jika sudah demikian…

Mood saya rontok,karena merasa melewatkan sebuah ide yang membangkitkan minat saya.Bahkan saya tiba-tiba mengalihkan kegiatan menulis dengan menukarnya untuk melakukan hal-hal lain.Seringnya,malahan tidak ada hubungannya untuk mencari ide-ide baru sebagai pengganti atas “ide yang hilang”.

Saking sering melakukan kesalahan sepele diatas,saya berinisiatif untuk menyediakan kertas dan pulpen kemanapun saya pergi.Agar tidak kelihatan seperti tampang tukang kredit panci,saya menggunakan buku catatan telepon kecil atau kertas yang dilipat dan bisa dimasukkan kedalam dompet.Sehingga kemanapun saya pergi saya tidak khawatir lagi untuk mencatat ide yang tiba-tiba melintas.

Bagi saya hal-hal unik yang membangkitkan minat saya untuk menulis itu bisa dalam berasal dari :

celetukan dari kawan ngobrol,
melihat sesuatu dari kejadian yang saya hadapi,
perasaan yang berbeda dalam suasana hati tertentu,
ketika browsing dari internet,
ketika mendengarkan khotbah jum’at dari khotib,
ketika sendiri dan melamun,
ketika membaca buku panduan dan ingin menulis ulangnya kembali,
..dst
Jika kebetulan tidak ada pulpen dan kertas,saya bisa menggunakan alat lain..

Kabar baiknya,saya punya smartphone walaupun tidak secanggih punya teman saya,sehingga kadang kala saya mencatatnya di gawai dengan menggunakan aplikasi text procesing,seperti ;

aplikasi quora
aplikasi wps office

Sedangkan jika kebetulan saya sedang menghadapi komputer linux ubuntu saya.Aplikasi berikut yang saya pakai;
1.LibreOffice
2.Gedit
3.FeatherPad

lalu,menyimpannya ke dalam folder khusus dan meng-uploadnya ke google drive.Sebagai langkah preventif jika sewaktu-waktu komputer saya error dan harus menginstal ulang.Disamping itu,dengan menggunakan layanan penyimpanan awan dari google ini,saya bisa dengan mudah mendownloadnya kembali dimana saja.

Brainstorming gagasan

Pada tahap ini..(saya asumsikan bahwa saya sudah mencatat ide dalam kertas atau catatan kecil..atau dalam aplikasi elektronis yang saya miliki)
Saya tetap mengandalkan kertas dan pulpen untuk mengembangkannya kedalam bentuk coretan menurut kaidah yang dilakukan para profesional (sebisa mungkin saya meniru mereka),prinsipnya sangat mudah,saya hanya menulis seperti berikut ;
(Studi kasus,saya ambil ide dari pengalaman saya sendiri ketika harus menulis menurut cara pandang pribadi tentang menulis yang baik dan berkualitas…)
Taruhlah,temanya tentang panduan praktis “menulis artikel yang baik bagi pemula”...maka saya akan menulis ini di kertas..
Apa itu artikel yang baik?
Siapa yang harus menulis?
Bagaimana langkah-langkah yang tepat agar bisa menghasilkan artikel yang baik?
Kenapa setiap penulis pemula sekalipun harus belajar menulis yang baik?
Kapan harus memulai kegiatan menulis sehingga bisa menghasilkan karya yang original?

Poin-poin diatas saya tanyakan terlebih dahulu kepada diri-sendiri dan saya membayangkan seandainya saya berada dalam posisi sebagai pembaca artikel yang saya tulis.Agar pembaca artikel saya melakukannya sesuai dengan apa yang saya lakukan.Sehingga terhindar dari kebingungan ketika membaca hasil tulisan saya.
Catatan :
Karena artikel ini saya tujukan untuk mengisi konten dalam blog milik saya,maka terlebih dahulu saya browsing  di internet sebagai bahan perbandingan.Siapa tahu judulnya ada yang sama dengan artikel yang saya buat. 

Mind Mapping

14 abad lampau,..

Seorang buta huruf nan mulia dari kalangan Bani Hasyim di semenajung arab,pernah mengutarakan untaian kata indah nan mulia “setiap amalan tergantung pada niatnya”.Siapa yang tidak mengenal untaian kata-kata indah ini? Beliaulah Rosulullah SAW.

Tony Buzan,pada tahun 1970,seorang neuroscience dari inggris menyadari bahwa pikiran memegang peranan penting,”Segala sesuatu adalah soal pikiran” Begitu ujarnya.

Saya tidak bercanda,proses menulis itu memang agak sedikit rumit kelihatannya.Tapi jika dikerjakan sebenarnya tidak begitu rumit.Begitu juga dengan panduan yang saya berikan pada artikel ini.Percayalah saya benar-benar melakukannya.

Pada proses mind mapping ini masih berkaitan dengan anjuran saya untuk menggunakan pulpen dan kertas.Lain kali mungkin saya harus menunjukan bagaimana memerangkap gagasan atau ide dengan cara mind mapping sesuai yang saya lakukan.

Untuk cara simpelnya kita hanya butuh alat-alat pendukung,seperti;

1.Kertas

2.Alat tulis (pena,pensil..dst)

3.Alat warna (spidol warna,stabillo..dst)

4.Penggaris (opsional..)

Jika kamu tak butuh alat-alat manual,kamu bisa menggunakan software ini ;

xmind (software yang khusus digunakan untuk mind mapping)
Kumpulkan materi pendukung

Ketika saya menulis ide yang bukan dari hasil pengalaman sendiri.Atau dengan kata lain informasi yang saya dapatkan dari internet.Maka saya mengandalkan browser untuk mencari topik yang berkaitan dengan ide yang sedang saya garap.

Saya hanya perlu mengetik kata kunci di browser lalu membuka situs-situs di hasil pencarian yang masih berkaitan dengan topik yang sedang saya cari.Lalu menyimpannya kedalam folder tertentu.

Namun,ketika informasi yang saya dapatkan dari pengalaman orang lain yang saya temui.Saya masih mengandalkan pulpen dan kertas untuk mencatat.

Jika dibutuhkan saya juga sering menggunakan smartphone….

Untuk kebutuhan mengisi konten visual dari artikel yang saya buat,situs yang saya andalkan adalah…

1.Pixabay (penyedia konten gambar)

2.Shuttercock (penyedia konten gambar)

3.Youtube (penyedia konten video)

Sedangkan aplikasi editingnya adalah...

1.Canva (aplikasi web dan android)

2.Stensil (aplikasi web)

3.Piktochart

4.Draw.io

5.Gimp (linux)

6.Inkscape (untuk kebutuhan gambar vektor di linux)

7.Kinemaster (editing video di android)

Manajemen waktu pengerjaan

Agar kerja penulisan saya lebih terarah, hal penting yang saya lakukan adalah penargetan waktu penyelesaian artikel yang sedang saya tulis.Saya biasanya menggunakan aplikasi web..Trello

Namun,kamu bisa menggunakan cara manual dengan mengaktifkan pengingat di smartphonemu jika tak mau ribet.

Promosi

Karena saya melakukan kerja penulisan ini untuk kebutuhan mengisi blog saya.Untuk tahap ini saya masih menggunakan layanan gratis dari mailchimp.

Banyak hal yang saya dapatkan ketika saya menggunakan layanan ini.Saya tidak perlu satu-persatu membuka akun sosial media saya.Cukup sekali langkah maka artikel saya sudah bisa dipromosikan lewat facebook,instagram dan twitter.
Read more »
Menulis Buruk Itu Lebih Baik Daripada Tidak Sama Sekali

Menulis Buruk Itu Lebih Baik Daripada Tidak Sama Sekali


Menulis Buruk Itu Lebih Baik Daripada Tidak Sama Sekali
Menulis Buruk Itu Lebih Baik Daripada Tidak Sama Sekali
Menurut pengalaman  saya... kecenderungan saya tiba-tiba berhenti menulis itu karena ingin cepat menulis dengan hasil yang bagus.

Padahal kenyataanya sangat susah untuk menghasilkan draft tulisan yang benar-benar bagus dan orisinil.

Kenyataannya,dalam dunia tulis-menulis hampir sama dengan pekerjaan lainnya.Butuh beberapa tahap agar mencapai hasil yang sesuai.

Ada beberapa yang harus di ketahui...
  • Perencanaan
  • Pengerjaan
  • Pengeditan
  • Evaluasi
Dalam kasus yang sering saya alami,sebelum benar-benar terjun dalam dunia blogging ini.Saya hanya menulis tanpa memikirkan beberapa tahapan diatas.Saya pikir...saya bisa menulis sekali jadi.

Tapi apa hasilnya...berantakan...

Saya ulangi beberapa kali...masih sama.

Saya mencari referensi kesana-kemari dengan banyak membaca artikel tentang cara menulis.Nyatanya...beberapa poin diatas adalah kesimpulan yang saya dapatkan.

Hampir semua menyarankan agar memulai dengan perencanaan ide,menulis dalam beberapa kondisi hati macam apapun,memulai memperbaiki tulisan ketika sudah jadi dan langkah terakhir terus-terus menerus diadakan perbaikan jika memang harus.Persis seperti tukang bangunan...

Kalau tidak percaya,lihatlah bagaimana tukang bangunan membangun sebuah rumah atau bangunan-bangunan lainnya.Dari mulai menyiapkan material yang dibutuhkan,mengukur ukuran bangunan...sampai membangunnya sesuai peta rencana.

Dalam pengerjaan bangunan (menurut pengamatan saya...),proses pengerjaan struktur bangunan tidak membutuhkan waktu yang lama.Justeru yang membuat lama adalah proses finishing-nya.Kenapa bisa begitu?karena disinilah pengerjaan detail-detail kecil mulai diterapkan.

Dalam dunia menulis juga begitu,..

Kita tak perlu menyertakan detail-detail kecil ketika dalam proses membangun struktur tulisan.Inilah penyakit yang saya alami ketika memulai menulis sebelum tahu tehnik yang sebenarnya.



Pernah baca novel kambing jantan karyanya mas raditya dika.Bagi yang pernah membacanya,pasti akan bilang "Wow,tulisan model begini mah gue juga bisa."

Tunggu dulu!!

Apa benar menulis macam novel kambing jantan itu gampang.Jika menurut sobat semua gampang,saya bersyukur.Karena dari pengalaman saya sendiri pertama kali menulis cerita yang enak untuk dinikmati alur topiknya terasa sangat susah.Draft pertama tulisan saya kalimatnya tak enak untuk dibaca.Jangankan untuk dibaca orang lain,saya sendiri sampai bosan dan putus asa setiap membacanya.

Tapi saya berpikir jika tak segera menulis akan lebih buruk hasilnya,saya tak bisa menghasilkan apa-apa.Kalau saya tak menghasilkan tulisan apapun.Lantas apa yang hendak saya baca.Iya,khan.

Biasanya jika saya mandek menulis.Saya akan memulai Draft tulisan sekena-kenanya apa yang ada di pikiran.Contohnya seperti ini:

Ini budi.Ini ibu budi.Ibu budi punya kelereng yang besarnya seperti jari kelingking bapak budi.Ia membeli kelereng itu dari teman bapak budi.Teman bapak budi rumahnya dekat rumah budi.Itulah alasan kenapa ibu budi membeli kelereng teman bapak budi.

Sangat jelek bukan?saya tidak merekomendasikan bagi sobat semua agar mengikuti apa yang saya lakukan diatas.Itu cara yang pas buat saya agar keingina menulis tetap on-fire dan belum tentu cocok untuk yang lain.Jika sempat silahkan baca artikel saya tentang sebuah cara menulis artikel yang unik dan berkualitas.

Sekali lagi,Itu hanya trik saya saja,jika sama sekali tidak bisa menemukan ide tulisan yang tepat.Jika sobat di rumah punya cara sendiri,lakukan menurut caranya masing-masing.Meminjam istilah dari mas sulak hal semacam ini disebut memancing ide.Tapi ya sangat berbeda apa yang dilakukan beliau dibandingkan dengan cara saya.

Disamping cara diatas,ada cara lain yang yang saya lakukan.Yakni,menulis dengan mengingat beberapa kejadian yang telah saya lakukan sebelumnya.Cara ini akan terasa lebih baik dikarenakan hanya memindahkan ingatan kejadian nyata kedalam bentuk tulisan.Sehingga menghindari jeda waktu yang terlalu lama. Dan menghindarkan diri dari keterikatan pikiran untuk menulis dengan hasil baik secara instan yang pada akhirnya  malahan berakibat keinginan untuk menulis menjadi padam.Hal paling saya ingat ketika sampai pada titik ini setelah membaca buku dari mas sulak adalah mengedit tulisan jika sekiranya kita merasa tulisan kita buruk.

Semoga bermanfaat.

Read more »
 Menulislah sekarang juga!

Menulislah sekarang juga!

Menulislah sekarang juga!
Menulislah sekarang juga!

Jika kamu menganggap kegiatan menulis itu seperti sebuah aktifitas yang merepotkan dan berdarah-darah.Sebaiknya kamu buang jauh-jauh pikiran semacam itu.Itu penyakit yang biasanya datang pada orang yang takut mencoba.

Takut mencoba sama dengan kegagalan…

Setiap orang berhak mencoba…siapapun,termasuk kamu.

Untuk meneruskan minat pada dunia tulis menulis kuncinya,cuma…

...bergeraklah...ambil pulpen dan kertas...ketikkan keyboard komputermu...

Tulislah apa saja yang ada dikepalamu.Tulislah saat ini juga,tentang apa saja.Jangan pikirkan tentang bagaimana nanti hasilnya.

Kadangkala ide itu bisa muncul ketika kita dalam keadaan terjepit…

Orang yang terjepit,biasanya akan menggapai apa yang bisa ia gapai.Persis seperti orang tenggelam.apa yang ada didepan,itulah yang dipegang.

Termasuk bagi calon penulis yang bimbang.

Seorang penulis pemula (termasuk saya) sebenarnya dimudahkan sejak kehadiran internet.Internet bisa menjadi ladang ide yang tak pernah bisa habis..

Kadang kala saya harus buka akun pinterest saya untuk mencari ide-ide yang bakalan saya tulis untuk karya tulisan saya..

Jika tidak saya cari di google trend,

...disana saya mencari topik yang sedang trending.

Saya cari ide yang sesuai dengan minat saya.Tapi,untuk keperluan konten blog yang akan saya terbitkan saya sesuaikan dengan niche blog.

Alasannya,agar blog saya fokus terhadap satu bidang dan belajar untuk konsisten dalam pengembangan konten-konten yang ada didalamnya.

Jadi,sekarang...jangan banyak alasan seperti;

...tak punya ide baguslah,

….sedang banyak masalahlah.

Saya akui sering mengalami keadaan seperti itu (mungkin kamu juga ).
Bahkan untuk menulis beberapa patah kata saja sering merasa susah.Alih-alih mencari cara untuk segera menulis,malahan sibuk facebookan..twitteran..bukan untuk mencari ide, tapi main-main.

Padahal jika serius,sebenarnya bisa saja saat itu menulis tutorial mendaftarkan akun facebook..akun twitter.

Salahnya,saya selalu merumitkan sesuatu yang sederhana.Mungkin karena saya selalu terobsesi dari buku-buku novel karya penulis idaman saya.Jadi menulis itu harus seperti mereka.

Akhirnya,...

Saya paksakan untuk menulis dengan menjiplak beberapa kata dari paragraph pembuka dari beberapa novel karya penulis idaman saya.

Mungkin terdengar konyol,tapi sedikit membantu.Saya bisa menulis untuk beberapa paragraf.Bagi saya,ini sebuah prestasi.

Atau kalau tidak... dan ini kegiatan yang sedikit lebih menantang tapi juga mengasikkan,saya akan memutar sebuah film berbahasa asing tapi yang bersubtitel bahasa Indonesia.saya akan perhatikan dan menulis ulang dari subtitle itu sehingga menjadi bahan referensi dalam menulis.

Saya lukiskan cara sang tokoh film itu berbicara...gaya bicara..bahasa tubuh..pakaian..dan interaksinya dengan lawan bicara.

(ini cocok buat saya,bagaimana dengan kamu?...)

Ini cara saya lho..?

Soalnya saya sering terserang demam writer block...

Jika kamu serius mau menjadi penulis...atau minimal menjadi blogger yang produktif.Blogger yang bangga dengan karya sendiri bukan Copy Paste,keberanian untuk menghasilkan karya sendiri patut dikembangkan.

Lha,mau bagaimana lagi,coba?mau jadi seorang petani ya harus mau mencangkul,mau jadi supir ya harus berani memegang setir,lha masa pengen jadi penulis tidak mau segera menulis.

Makanya jangan menunda-nunda waktu jika ingin segera menguasai keahlian menulis.Tulis saja tentang apa saja yang melintas dipikiran.Cintailah dunia tulis-menulis seperti kebutuhan akan makanan.

Sobat semua pasti mengerti,saat lapar tanpa dimintapun kita pasti makan,ya khan?.

Dalam menulis,kita tak perlu takut untuk menulis buruk.Itu saja intinya.

Jangan hiraukan ejekan teman-temanmu jika hasil tulisan jelek.Sejelek-jeleknya tulisan itu masih lebih bagus daripada tidak ada sama sekali.Anggap saja itu sebuah ujian dalam proses meningkatkan kreativitas menulis.

Jadi,tunggu apa lagi...

Menulis secepat yang kamu bisa,sebanyak kosa kata yang kamu kuasai.Tulisan saya ini juga jelek,kosakatanya juga campur aduk tak beraturan.Tapi inilah kemampuan saya.
Read more »
Rahasia Kreativitas

Rahasia Kreativitas

Rahasia kreativitas
Rahasia Kreativitas

…pada rentang 1483 hingga 1486.
Leonardo Da Vinci membuat sketsa aneh pada sebuah canvas.Sketsa aneh itu dengan percaya diri ia sebut Vite Aerea atau The Aerial Screw (Baca: sekrup terbang).

“Saya percaya bahwa jika perangkat sekrup ini dibuat dengan baik, lalu dilengkapi kain linen dengan pori-pori yang telah ditutup dengan pati, dan jika perangkat diputar,lalu sekrup dihubungkan dengan gear di udara,maka sekrup akan naik tinggi keatas "Kata Da Vinci.

Empat ratus tahun kemudian…tepatnya tahun 1871.

Seorang Insinyur muda Perancis,Alphonse Penaud,membuat sebuah prototipe sederhana mirip burung dengan tenaga karet puntir.Ia menamakan rancangannya itu Planaphore.

Pada tahun 1875, Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis memberinya hadiah karena pemikirannya yang brilian.Tetap saja, Penaud tidak puas.Ia ingin terbang.Bukan hadiah.

Insinyur muda itu kesana-kemari mencari dukungan dana untuk bisa terbang dengan planaphore-nya.Tapi tak ada seorangpun yang mau mendengarnya.Ia stress lalu bunuh diri.

Ketika itu usianya baru 30 tahun.Sangat disayangkan.

...Pada tahun 1874,

Uskup Milton Wright membeli salah satu planaphore  mainan Penaud. Dia membawanya pulang ke anak-anak lelakinya, Orville dan Wilbur.

Dan, di sana,di rumah pak Milton Wright, planaphore Penaud mengubah arah sejarah.

Dua bocah kecil,Oriville Wright dan Wilbur Wright terus terobsesi mimpi  Alphonse Penaud untuk terbang.

Tahun 1903...dua bersaudara itu pun terbang dengan Wright Flyer mereka.

Tunailah sudah harapan manusia untuk terbang setelah ribuan tahun hanya bisa bermimpi.

Hari ini…
Kita mengenal temuan dua bersudara itu dengan sebutan Pesawat Terbang.

Lalu,hikmah apa yang bisa kita ambil dari sejarah penemuan pesawat terbang ini?

Kalau menurut saya sendiri...Imajinasi,Belajar,Obsesi,Mencoba,Kerja keras dan Pantang menyerah.Tapi,karena saya diajarkan agama sejak kecil oleh orang tua,tentu berdoa kepada Tuhan  menjadi hal yang tak boleh dilupakan.

Terus,hikmah apa lagi?

Ya!...Kreativitas.

Apa itu Kreativitas?

Kreativitas  merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk memberi ide yang lebih baik dalam memecahkan masalah atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan-hubungan yang baru antara unsur-unsur yang sudah ada sebelumnya.

Pendapat lain ada yang menyatakan tentang  kreativitas adalah segala kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.
(Pengertian kreativitas ini saya comot dari berbagai sumber di internet.silahkan coba...ketik di google)

Ngomong-ngomong...apa fungsinya kreativitas dalam hidup?

Banyak,...

Mungkin kamu ingin kaya secara cepat dengan duduk sambil memegang laptop...bisa.

Atau Ingin menemukan cara membuat artikel secara natural...juga bisa...

...atau barangkali bosan main internet trus mencoba menulis di blog.

Atau karena kamu jenuh usahamu sedang sepi,tidak tahu penyebabnya.

Hmm,apa lagi..

Oh,kamu ingin belajar desain mudah tapi bingung mulai dari mana…

Jangan,bingung baca artikel saya tentang canva,aplikasi desain grafis yang menjadi andalan saya ketika harus mengedit konten visual untuk blog ini.

Intinya,kita ingin keluar dari masalah menuju keadaan yang lebih baik itu lah fungsinya kreativitas.

Faktanya,Setiap kepala...beda isi…

Ini curhat..(Ini pengalaman saya).

Beberapa tahun kebelakang,..

Saya selalu bermimpi bisa menulis dengan mudah.Maksud saya,agar tulisan saya bisa dipahami oleh pembaca.Namun,kenyataanya sangat susah menyampaikan gagasan lewat tulisan  dibandingkan ngobrol.

(Kamu juga pasti pernah mengalamai hasil tulisan terasa aneh,susah untuk dimengerti dan terkesan berbelit-belit.Dan,akhirnya mentok,tidak mau menulis lagi.)

Sampai akhirnya tahun 2008,ketika saya jalan-jalan di salah satu mall di Batam,mampir di gerai buku.Saya menemukan sebuah buku yang menarik perhatian saya.Judulnya, Creative Writing:Tips dan Strategi Menulis CERPEN dan NOVEL.Sumpah,saya tidak sedang promosi.

Lewat buku itu,saya mulai belajar sedikit demi sedikit.Bab demi bab saya lumat habis.Tidak mengerti juga.Saya ulangi berkali-kali.Sampai sekarang saya selalu membacanya.

Bodoh!

Biarin saja…

Okelah,kalau begitu,..

Sebelum melangkah lebih jauh membahas tips-tips menulis ala pelatge.com yang diambil dari teknik menulis mas As laksana.Perlu saya ingatkan bahwa artikel ini bukan maksud untuk menggurui.Tapi hanya sekedar sharing saja.Siapa tahu ada yang memang masih awam sekali dalam kegiatan corat-corat ,silahkan ikuti blog ini.Jika tidak suka,skip aja.Tak usah sungkan…atau...silahkan komentar di kolom komentar yang ada di setiap artikel yang sudah saya publish.

Jujur,saya masih amatir.
Tulisan saya belum banyak…

Bahkan,..
Belum ada satupun hasil tulisan saya yang menembus media cetak manapun(karena saya belum pernah mencoba,Sih!),kecuali di blog ini dan beberapa blog yang beda platform.Saya masih belum berani menulis untuk media cetak.Takut ditolak (sumpah!)

Beda dengan Blog..asal tulis,lalu publish.Lebih gampang.

Oleh karena itu,disampaikan dari sudut pandang seorang otodidak.Semua artikel-artikel yang tulis tentu sangat berbeda dari kalangan profesional.Baik dari segi penyampaian ataupun tentang pemilihan kosa kata yang tepat.

Tapi ini nyata,bagi saya menulis adalah candu.Jika sehari saja tidak menulis tangan saya selalu merasa gatal.Pikiran pun tak tenang.Seperti ada sesuatu yang mengganjal didalam hati.

Sebelum mengenal blog,saya selalu menulis di buku harian.Kegiatan ini saya lama lakukan,setiap ada waktu.Lama kelamaan,saya selalu membandingkan hasil tulisan saya dengan apa yang ditulis para penulis idaman saya.Dari situ,saya memperoleh gambaran bagaimana seharusnya menulis yang baik.

Lewat praktek menulis yang tidak berhenti dan selalu mengulang pelajaran dari buku teknis menulis yang saya pelajari dan bacaan (Novel-novel)yang saya lahap.Ternyata,bisa juga menumbuhkan kreativitas dalam pikiran kita,lho.Serius.

Barusan,kita ngomongin tentang kreativitas...rahasia kreativitas...(lihat diatas pengertian kreativitas!)

Oke,kita kembali ke laptop!karena kita sedang membahas tentang kreativitas dari sudut pandang kepenulisan,menurut Mas Sulak alias AS Laksana,penulis buku Creative Writing (Tip dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel),bilang begini:Anda ingin mengembangkan kreativitas?Dekatkan tangan anda dengan otak anda

(Ingat ya!jangan mendekatkan tangan kamu dengan dompet orang lain,itu mencopet.)

Menurut beliau lagi,ringkasnya setiap orang dari beragam profesi apapun pasti erat kaitannya dengan tangan.

... kecuali orang yang bunting,...

 Maksud saya,buntung kedua tangannya(bukan untuk merendahkan kaum disabilitas karena tidak sedikit orang yang mempunyai keterbatasan fisik permanen menjadi penulis hebat).Entah bagaimana mereka mengerjakan karya kepenulisannya.

Jadi anggap saja merekapun punya tangan imajiner seperti tangan fisik kita yang normal...

Interupsi,mas!pemain sepak bola atau pemain olahraga sepak lainnya juga tidak pakai tangan?

mungkin kalian yang suka berdebat kusir bilang begitu.Hmm..boleh juga,ya sudah mereka juga termasuk.
Namun Mas Sulak bilang:terlepas dari aksi mereka di arena olahraga,di luar lapangan mereka pun tetap mengerjakan apa yang ada dalam pikiran mereka dengan tangan juga.Nah,lu!benarkan?ternyata orang-orang yang levelnya ahli juga bilang begitu.

Oleh karena itu,jika kamu ingin menjadi penulis profesional
 atau pun sekedar hobby.Menulislah.Satu halaman saja,tak usah banyak-banyak.Jika punya komputer,tulislah disana.

Tidak usah mikir tentang aturan yang mengikat.Menulislah semaumu.Tentang apa saja...

Dan jika ingin lebih menambah wawasan.Cari saja di Facebook atau sosial media lainnya,grup-grup atau forum-forum kepenulisan supaya bakatmu semakin terasah sedikit demi sedikit.

Seperti yang sudah saya alami karena mengikuti saran dari Mas Sulak,Mentor imaginer kepenulisan saya (karena saya kenal beliau lewat karyanya saja tanpa sekalipun pernah bertemu).Saran beliau hanya agar jangan memberikan kesempatan pada tangan untuk menganggur,beri kesempatan menekan tuts mesin ketik atau keyboard computer atau pena agar terbiasa menulis.Sebab,apa yang ditulis oleh tangan anda adalah langkah pertama yang akan mewujudkan apa yang ada dalam otak anda.

Ada beberapa rahasia agar  kreatifitas saya ngocor,ini mungkin perlu kamu pertimbangkan untuk memancing kreativitasmu juga:

1.Melakukan Hoby yang tidak ada kaitannya dengan tulis menulis tapi dalam artian positif,misalnya:melukis,berkebun,olahraga,hiking,atau memelihara burung (Sekali lagi b-u-r-u-n-g).Hal semacam ini bisa memancing ide-ide atau gagasan yang tersendat di kepalamu.Suatu saat jika sudah mahir menulis,tulis tentang pengalamanmu selama ini.

2.Berkunjung ke rumah kerabat yang jauh atau dekat.Terkadang saya juga kalau sedang pusing melakukan ini.Ada efek positifnya lho,serius!

3.Gali sisi spritualitasmu,ini bagian yang paling penting.Mana mungkin kita bisa seperti sekarang ini tanpa campur tangan kuasa-Nya.Mas,orang atheis kok juga pada cemerlang ide-idenya?lagi-lagi si pendebat pasti bilang begitu.Ah,jangan terpengaruh,justeru itu bukti.Orang yang "lupa ingatan" sama tuhan saja bisa,apalagi yang ingat pasti akan diberi kelebihan yang jauh lebih tinggi.Ini bukan kata Mas sulak ya,ini asli perkataan guru agama saya.

4.Membaca buku karangan para penulis hebat atau pun yang amatir bahkan koran pembungkus gorengan pun juga bisa.(Sekalian ngobrol dengan tukang gorengannya juga,bisa..)

5.Berkecimpung dalam organisasi kepenulisan atau organisasi yang bermanfaat dan mendokumentasikan setiap kegiatan yang diikuti.

6.Internet,misal:ngeblog,bikin status di facebook atau twitter atau sosial media lainnya.(Cara terakhir recommended banget)

Untuk sementara saya cukupkan saja,lain kali disambung lagi atau kalau perlu saya edit tulisan ini.Maklum belum profesional.

Kalau mau yang profesional,ikuti saja mas As Laksana di www.aslaksana.com (Update:link mati) untuk menikmati karya-karyanya yang luar dalam nendang atau mas Darmawan di panduanim.com yang hobinya bikin baper orang-orang buat bikin blog dan mendulang penghasilan dari internet.
Oke!pesan saya cuma satu : menulislah sekarang juga!
Read more »

Tren Artikel :